Kanopi Balkon Jogja
Melayani pembuatan dan pemasangan kanopi balkon di Jogja untuk rumah, kost, ruko dan bangunan lainnya. Model, rangka dan pilihan atap dapat dibuat menyesuaikan ukuran balkon, kebutuhan cahaya serta tampilan bangunan.
Kanopi Balkon Itu Perlu atau Tidak?
Tidak semua balkon harus diberi kanopi.
Kalau dari awal balkon memang dibuat sebagai ruang terbuka dan pemilik nyaman dengan kondisi tersebut, ya tidak perlu dipaksakan.
Biasanya pelanggan mulai mempertimbangkan kanopi balkon setelah rumah ditempati.
Saat hujan, lantai balkon terus basah.
Daun dan kotoran mudah masuk.
Ketika siang terlalu panas sehingga balkon jarang digunakan.
Ada juga yang awalnya membuat balkon hanya sebagai bagian desain rumah, kemudian ingin memanfaatkannya sebagai tempat duduk atau area santai.
Saya Haji Wawan Shri, pemilik Bengkel Las Berkah Jaya. Kalau ada pelanggan ingin menutup balkon, saya biasanya tidak langsung bertanya:
“Mau pakai atap apa?”
Saya lebih ingin tahu dulu:
Setelah diberi kanopi, balkonnya mau digunakan untuk apa?
Dari situ pilihan atap dan model konstruksi menjadi lebih mudah ditentukan.
Jangan Salah: Kanopi di Atas Balkon Berbeda dengan Kanopi yang Dijadikan Balkon
Ini penting karena istilahnya sering tercampur.
Kanopi balkon yang kita bahas di halaman ini adalah konstruksi atap yang dipasang untuk melindungi area balkon yang sudah ada.
Balkonnya sendiri sudah menjadi bagian bangunan.
Kami hanya membuat rangka dan penutup di atasnya.
Berbeda dengan kasus seseorang mengatakan:
“Pak, saya mau bikin kanopi bawah, tapi atasnya nanti bisa dipakai balkon.”
Itu bukan sekadar kanopi biasa.
Kalau bagian atas konstruksi akan diinjak, diberi lantai, meja, kursi atau digunakan orang, konstruksinya menerima beban yang jauh berbeda.
Pekerjaan seperti itu harus diperlakukan sebagai struktur lantai/balkon dan membutuhkan perencanaan struktur yang sesuai.
Jangan membuat rangka kanopi biasa kemudian suatu hari bagian atasnya dipakai sebagai balkon.
Kenapa Balkon yang Terbuka Sering Akhirnya Diberi Kanopi?
Biasanya bukan karena satu alasan.
Air Hujan Terus Masuk
Balkon terbuka memang akan terkena hujan.
Masalahnya terkadang air tidak berhenti di balkon.
Kalau arah angin cukup kuat, air bisa mencapai pintu atau jendela yang menghubungkan balkon dengan ruangan.
Kanopi dapat membantu mengurangi paparan hujan dari atas.
Tetapi jangan berharap kanopi otomatis membuat balkon 100% bebas air.
Hujan yang datang dari samping karena angin tetap bisa masuk.
Kalau masalah utamanya air dari samping, solusinya mungkin membutuhkan pendekatan lain.
Balkon Terlalu Panas
Balkon yang menghadap arah dengan paparan matahari kuat bisa terasa sangat panas pada jam tertentu.
Akibatnya ruang yang sebenarnya cukup bagus malah jarang digunakan.
Atap dapat memberikan area teduh.
Tetapi pilihan material juga perlu dipikirkan karena setiap jenis penutup mempunyai karakter yang berbeda terhadap cahaya dan panas.
Balkon Ingin Lebih Sering Digunakan
Ada yang ingin menaruh kursi dan meja kecil.
Ada yang menggunakan balkon untuk tanaman.
Ada juga yang ingin menjadikannya tempat santai pada sore hari.
Kalau fungsinya seperti ini, menurut saya pemilihan kanopi jangan hanya mengejar supaya tidak kehujanan.
Kenyamanan di bawahnya juga penting.
Sebelum Pasang Kanopi, Lihat Arah Balkon
Ini hal sederhana tetapi cukup berpengaruh.
Balkon yang mendapat matahari pagi mempunyai kondisi berbeda dengan balkon yang terus terkena matahari sore.
Begitu pula balkon yang berada di lantai dua terbuka dibandingkan balkon yang sebagian sudah terlindungi bangunan di atasnya.
Kami perlu melihat:
- arah datangnya matahari;
- bagian yang paling sering terkena hujan;
- posisi pintu dan jendela;
- tinggi dinding;
- railing;
- serta bangunan di sekitarnya.
Karena itu dua balkon dengan ukuran sama belum tentu membutuhkan desain kanopi yang sama.
Atap Apa yang Bagus untuk Kanopi Balkon?
Tidak ada satu jawaban untuk semua rumah.
Pilihan atap sebaiknya mengikuti apa yang ingin dicapai.
Polycarbonate untuk Balkon yang Tetap Membutuhkan Cahaya
Salah satu kekhawatiran ketika menutup balkon adalah ruangan di belakangnya menjadi gelap.
Terutama kalau pintu atau jendela balkon merupakan salah satu sumber cahaya utama kamar.
Dalam kondisi seperti ini, polycarbonate bisa menjadi bahan pertimbangan karena tersedia pilihan yang dapat meneruskan cahaya.
Tetapi tingkat transparansi dan karakter panasnya berbeda tergantung tipe produk.
Jangan hanya memilih karena terlihat bening di katalog.
Kita perlu melihat seberapa banyak cahaya yang memang ingin dipertahankan.
Solartuff untuk Tampilan Lebih Bening
Kalau pemilik menginginkan tampilan atap yang lebih transparan, material polycarbonate seperti Solartuff bisa dipertimbangkan.
Secara visual hasilnya berbeda dengan atap solid.
Ini bisa menarik untuk balkon yang ingin tetap terasa terbuka.
Namun atap bening juga berarti cahaya matahari lebih terasa dibandingkan menggunakan penutup opaque.
Jadi sebelum memilih, tanyakan kepada diri sendiri:
Prioritas saya cahaya atau keteduhan?
Kalau balkon sudah sangat panas, memilih atap hanya karena paling bening belum tentu menyelesaikan masalah utama.
Alderon untuk Balkon yang Mengutamakan Keteduhan
Kalau pemilik lebih mengutamakan area teduh, atap uPVC seperti Alderon dapat menjadi pilihan.
Karakter tampilannya berbeda dengan polycarbonate transparan.
Area di bawahnya akan terasa lebih tertutup dari pandangan langit.
Karena itu kondisi ruangan di belakang balkon perlu diperhatikan.
Kalau kamar sangat bergantung pada cahaya dari balkon, menutup seluruh bagian menggunakan atap solid bisa membuat ruangan terasa lebih gelap.
Pada kondisi tertentu, kombinasi atau pilihan material lain mungkin lebih masuk akal.
Spandek untuk Pilihan yang Lebih Sederhana
Spandek juga dapat digunakan sebagai penutup kanopi balkon.
Material ini ringan dan cukup umum digunakan.
Dari sisi biaya, biasanya menjadi salah satu pilihan yang lebih sederhana dibanding beberapa jenis atap lainnya.
Tetapi karakter atap metal perlu dipahami.
Suara hujan dapat lebih terasa dan kondisi panas di bawah atap juga perlu dipertimbangkan.
Kalau balkon hanya digunakan sebagai area servis, hal tersebut mungkin tidak terlalu menjadi masalah.
Kalau balkon ingin digunakan untuk duduk cukup lama, kami biasanya mengajak pelanggan mempertimbangkan faktor kenyamanan juga.
Jangan Membuat Balkon Jadi Gelap
Menurut saya ini salah satu kesalahan yang cukup sering baru disadari setelah pemasangan.
Sebelumnya kamar terang karena cahaya masuk melalui balkon.
Setelah seluruh balkon ditutup menggunakan atap opaque, kamar terasa jauh lebih gelap.
Akhirnya lampu dinyalakan pada siang hari.
Karena itu sebelum memilih material, lihat hubungan balkon dengan ruangan di belakangnya.
Kalau cahaya alami penting, kita bisa mempertimbangkan atap yang meneruskan cahaya atau mengatur bagian tertentu agar pencahayaan tetap masuk.
Tujuan kanopi bukan hanya menyelesaikan satu masalah kemudian menciptakan masalah baru.
Kanopi Balkon Minimalis dengan Rangka Hollow
Untuk rumah modern, rangka besi hollow cukup sering dipilih karena bentuk garisnya bisa dibuat sederhana.
Ukuran hollow tidak sebaiknya dipilih hanya berdasarkan tampilan.
Kami perlu melihat lebar balkon, panjang bentang, posisi tumpuan dan jenis atap yang digunakan.
Semakin sedikit tiang yang diinginkan, kebutuhan konstruksinya perlu diperhatikan lebih serius.
Jangan mengurangi tumpuan hanya supaya terlihat minimalis tanpa mempertimbangkan bagaimana rangka bekerja.
Apakah Bisa Membuat Kanopi Balkon Tanpa Tiang?
Bisa pada desain dan kondisi tertentu, tetapi tidak otomatis bisa untuk semua balkon.
Biasanya orang ingin model tanpa tiang karena tampilan lebih bersih dan tidak mengganggu area balkon.
Tetapi beban kanopi tetap harus diteruskan ke bangunan.
Artinya titik pemasangan pada dinding atau struktur existing menjadi sangat penting.
Kami perlu mengetahui kondisi bangunan, bentang kanopi dan sistem konstruksinya.
Kalau bentangnya besar atau kondisi tumpuannya tidak memungkinkan, kami tidak akan memaksakan model tanpa tiang hanya karena terlihat bagus di foto.
Untuk kondisi yang membutuhkan perhitungan struktur, desain harus mengikuti perencanaan yang sesuai.
Jangan Asal Menempel Rangka ke Dinding
Ini bagian yang sering tidak terlihat setelah kanopi selesai.
Orang biasanya fokus pada rangka dan atap.
Padahal titik sambungan ke bangunan sangat penting.
Dinding pengisi biasa tidak selalu bisa diperlakukan seperti elemen struktur.
Lokasi anchor dan sistem pemasangan perlu menyesuaikan kondisi bangunan.
Kalau ada kolom atau balok yang menjadi bagian dari desain tumpuan, posisinya perlu diketahui.
Kami tidak menyarankan hanya mengebor bagian yang paling mudah dijangkau kemudian menganggap semua dinding mempunyai kemampuan menahan beban yang sama.
Kemiringan Atap Balkon Jangan Terlalu Datar
Kanopi minimalis sering ingin dibuat terlihat setipis dan sedatar mungkin.
Secara visual memang menarik.
Tetapi air hujan tetap harus mengalir.
Setiap jenis atap mempunyai kebutuhan pemasangan dan kemiringan minimum sesuai sistem produknya.
Kalau kemiringan terlalu rendah, risiko air tidak terbuang dengan baik menjadi lebih besar.
Karena itu kami tidak menyarankan mengorbankan fungsi hanya supaya dari depan kanopi terlihat benar-benar datar.
Kemiringan masih bisa dirancang supaya tampilan tetap rapi tanpa mengabaikan aliran air.
Air dari Kanopi Mau Dibuang ke Mana?
Ini pertanyaan yang harus dijawab sebelum pemasangan.
Jangan setelah hujan pertama baru diketahui air dari seluruh permukaan kanopi jatuh tepat ke teras bawah atau ke rumah tetangga.
Untuk balkon yang berada dekat batas lahan, masalah ini menjadi lebih penting.
Kami perlu melihat apakah air akan diarahkan ke talang kemudian masuk ke pipa pembuangan atau menggunakan sistem lain.
Ukuran dan posisi talang juga perlu menyesuaikan luas atap.
Kanopi yang bagus bukan hanya tidak bocor.
Air yang diterima atap juga harus dibuang ke tempat yang benar.
Bagaimana dengan Railing Balkon yang Sudah Ada?
Kalau balkon sudah mempunyai railing, kami perlu melihat posisinya sebelum menentukan tiang kanopi.
Jangan sampai pemasangan kanopi mengganggu fungsi railing.
Kami juga tidak otomatis menggunakan railing sebagai tumpuan konstruksi.
Railing pada dasarnya dibuat sebagai pembatas/pengaman balkon, bukan berarti dirancang untuk menerima beban kanopi.
Kalau membutuhkan tumpuan tambahan, harus dibuat berdasarkan kebutuhan konstruksi kanopinya sendiri.
Kanopi Balkon untuk Tempat Jemuran
Tidak semua balkon digunakan untuk bersantai.
Pada rumah, kost dan bangunan lainnya, balkon sering menjadi tempat menjemur pakaian.
Untuk fungsi ini, kebutuhan cahaya justru cukup penting.
Kalau seluruh area ditutup dengan material yang terlalu gelap, proses pengeringan bisa terasa berbeda.
Pilihan atap yang masih memungkinkan cahaya masuk dapat dipertimbangkan.
Sirkulasi udara juga jangan ditutup seluruhnya.
Kanopi melindungi bagian atas dari hujan, tetapi area jemur tetap membutuhkan aliran udara.
Kanopi Balkon untuk Kost
Pada bangunan kost, balkon bisa berada di depan setiap kamar atau digunakan sebagai area bersama.
Kalau jumlahnya banyak, model kanopi sebaiknya dibuat konsisten.
Ukuran, kemiringan, rangka dan sistem pembuangan air perlu mempunyai acuan yang sama.
Kalau pemasangan dilakukan pada beberapa lantai, akses kerja dan keselamatan pemasangan juga menjadi pertimbangan.
Kami tidak menyamakan pengerjaan satu balkon rumah lantai dua dengan puluhan balkon pada bangunan bertingkat.
Kondisi proyeknya berbeda.
Kanopi Balkon Bocor Biasanya dari Mana?
Kalau terjadi kebocoran, belum tentu lembaran atapnya yang rusak.
Air bisa masuk dari beberapa titik.
Misalnya sambungan antarlembar, titik sekrup, flashing pada pertemuan dengan dinding atau bagian talang.
Karena itu detail pemasangan cukup penting.
Terutama bagian pertemuan kanopi dengan tembok.
Air yang mengalir pada permukaan dinding jangan sampai masuk melalui celah antara atap dan bangunan.
Jenis atap yang berbeda juga mempunyai sistem pemasangan berbeda.
Kami tidak menggunakan satu cara sambungan untuk semua material.
Berapa Harga Kanopi Balkon di Jogja?
Harga kanopi balkon tidak bisa hanya ditentukan berdasarkan ukuran panjang × lebar.
Ukuran memang menjadi dasar, tetapi ada faktor lain yang mempengaruhi biaya.
Antara lain:
- jenis rangka;
- ukuran dan ketebalan material;
- pilihan atap;
- model kanopi;
- menggunakan tiang atau tanpa tiang;
- kondisi titik pemasangan;
- talang dan pembuangan air;
- finishing;
- lantai tempat pemasangan;
- serta tingkat kesulitan akses kerja.
Pemasangan kanopi di lantai dua tentu mempunyai kondisi kerja berbeda dengan carport di lantai dasar.
Kalau berada lebih tinggi lagi, kebutuhan akses dan keselamatan kerja juga perlu diperhitungkan.
Karena itu kami lebih suka melihat foto lokasi sebelum memberikan gambaran pekerjaan.
Kanopi Balkon vs Menutup Balkon Menjadi Ruangan
Ini dua kebutuhan yang berbeda.
Kalau hanya ingin mengurangi panas dan hujan, membuat kanopi mungkin sudah cukup.
Tetapi ada juga pemilik yang sebenarnya ingin mengubah balkon menjadi ruangan tertutup.
Misalnya ingin dijadikan ruang kerja atau memperluas kamar.
Kalau tujuannya seperti itu, pekerjaannya tidak berhenti pada kanopi.
Ada kebutuhan dinding atau enclosure, ventilasi, jendela, waterproofing dan kemungkinan perubahan fungsi ruang.
Untuk perubahan yang mempengaruhi bangunan secara lebih besar, sebaiknya direncanakan dengan pihak yang mempunyai kompetensi terkait.
Jangan menganggap memasang kanopi otomatis membuat balkon siap menjadi kamar.
6 Hal yang Sebaiknya Dicek Sebelum Memasang Kanopi Balkon
1. Balkon digunakan untuk apa?
Area santai, tanaman, jemuran dan area servis mempunyai kebutuhan berbeda.
2. Seberapa banyak cahaya yang ingin dipertahankan?
Ini akan sangat mempengaruhi pilihan atap.
3. Dari arah mana panas dan hujan datang?
Kanopi hanya melindungi dari atas dan sebagian arah tertentu.
4. Bagaimana kondisi titik pemasangan?
Terutama kalau ingin model tanpa tiang.
5. Ke mana air hujan akan dibuang?
Talang dan jalur pembuangan sebaiknya direncanakan sebelum pemasangan.
6. Apakah ada aturan lingkungan?
Kalau rumah berada di perumahan atau bangunan mempunyai ketentuan fasad tertentu, pastikan penambahan kanopi diperbolehkan.
Sudah Punya Referensi Model Kanopi Balkon?
Kirim saja fotonya.
Model dari Pinterest, Instagram atau rumah lain bisa membantu kami memahami tampilan yang diinginkan.
Tetapi kami akan tetap melihat kondisi balkon sebenarnya.
Misalnya referensi menggunakan model tanpa tiang dengan bentang kecil, sedangkan balkon Anda jauh lebih lebar.
Kami tidak akan langsung meniru konstruksinya hanya karena secara visual terlihat sama.
Foto digunakan sebagai referensi desain, bukan sebagai pengganti perencanaan konstruksi.
Kapan Saya Tidak Menyarankan Langsung Memasang Kanopi?
Kalau masalah utama balkon adalah air merembes melalui lantai ke ruangan bawah, jangan langsung menganggap kanopi merupakan satu-satunya solusi.
Bisa saja masalah sebenarnya berada pada waterproofing, drainase balkon atau detail bangunan.
Kanopi mungkin mengurangi jumlah air hujan yang mengenai balkon, tetapi tidak otomatis memperbaiki lapisan waterproofing yang sudah bermasalah.
Begitu juga kalau tujuan sebenarnya ingin menjadikan balkon sebagai ruangan baru.
Lebih baik kebutuhan tersebut direncanakan secara menyeluruh daripada hanya menambahkan atap terlebih dahulu.
Menurut saya lebih baik mengetahui sumber masalah sebelum mengeluarkan biaya.
Jadi, Atap Balkon Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Sederhananya:
Kalau ingin tetap terang, pertimbangkan polycarbonate atau material penerus cahaya yang sesuai.
Kalau lebih mengutamakan keteduhan, atap solid seperti uPVC dapat dipertimbangkan.
Kalau mencari pilihan yang lebih sederhana secara biaya, atap metal seperti spandek bisa masuk dalam perbandingan.
Tetapi pilihan akhirnya jangan hanya berdasarkan material.
Lihat juga ruangan di belakang balkon, arah matahari, desain rumah dan bagaimana balkon akan digunakan setelah kanopi selesai.
Mau Pasang Kanopi Balkon? Kirim Foto Dulu Saja
Untuk pembicaraan awal, tidak perlu langsung tahu ukuran hollow atau tipe atap.
Kirim foto balkon dari luar dan dari dalam kalau memungkinkan.
Kemudian ukur kurang lebih panjang × lebar area yang ingin ditutup.
Ceritakan juga masalahnya.
Misalnya:
“Kalau hujan air sampai pintu kamar.”
“Balkonnya panas sekali sore hari.”
“Mau dipakai tempat duduk tapi jangan jadi gelap.”
“Ini balkon kost untuk tempat jemuran.”
Informasi seperti itu membantu kami memahami apa yang sebenarnya ingin diselesaikan.
Dari situ baru kita bisa membicarakan model kanopi, rangka dan jenis atap yang lebih cocok, bukan sekadar memasang penutup di atas balkon.
Haji Wawan Shri
Bengkel Las Berkah Jaya
Jenis Kanopi Balkon Lainnya
Tidak hanya Kanopi Balkon. Kami menerima berbagai pekerjaan las dan konstruksi besi yang dibuat menyesuaikan ukuran serta kebutuhan di lokasi.
Punya Contoh Model Kanopi Balkon? Kirim Saja ke WhatsApp
Tidak harus tahu nama bahan atau spesifikasi besinya.
Kalau sudah punya foto referensi Kanopi Balkon yang ingin dibuat, kirim fotonya ke kami melalui WhatsApp. Beri tahu juga perkiraan ukuran dan lokasi pemasangan Kanopi Balkon.
Kami bantu cek apakah model Kanopi Balkon tersebut memungkinkan dibuat di lokasi Anda dan mendiskusikan bahan serta pengerjaannya.
Kalau belum punya contoh juga tidak masalah. Ceritakan saja kebutuhannya.
Testimoni Kanopi Balkon Jogja
Lihat pengalaman pelanggan Kanopi Balkon yang telah menggunakan jasa Bengkel Las Berkah Jaya di Jogja dan sekitarnya.
Area Layanan Templatepropduk
Workshop kami berada di Saragon, Pandowoharjo, Sleman. Dari sini kami melayani pengerjaan ke berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan beberapa daerah Jawa Tengah yang masih berada di sekitar Jogja.
Mau Tanya Harga Kanopi Balkon? Boleh Konsultasi Dulu
Harga pekerjaan las Kanopi Balkon tidak selalu bisa disamakan karena ukuran, model dan bahan yang digunakan bisa berbeda. Supaya kami bisa memberikan gambaran yang lebih sesuai, Anda dapat mengirim:
foto lokasi + perkiraan ukuran + contoh model yang diinginkan.
Kalau memang diperlukan, selanjutnya kita bisa atur waktu untuk melihat dan mengukur lokasi.









